Banjir Genangi Rumah Warga Way Dadi
Rabu, 10 Maret 2010 14:03
Susana, salah satu warga yang rumahnya juga ikut terendam banjir menuturkan, mula-mula hujan mengguyur sejak pukul 17.30 dan berhenti pukul 19.00. Tidak seperti biasanya, hujan kali ini berlangsung lebih lama, sehingga parit besar yang berfungsi sebagai tempat penampung air tidak dapat menahan debit air yang terlalu besar. Parit besar itu tidak mampu menahan luapan air, dan sedikit demi sedikit air mulai membanjiri rumah-rumah warga.
Selanjutnya...
|
Konferensi Pemuda Islam Dunia Angkat Isu Pendidikan
Senin, 01 Maret 2010 21:37
“Dalam setiap pertemuan pemuda, pasti akan ada peristiwa bersejarah yang mengakhirinya.” Demikian disampaikan oleh Ustad Anis Matta, Lc menyambut peserta The 3rd International Youth Gathering di ruang sidang Gedung DPR/MPR RI Senayan, 20 Januari lalu. Dalam sambutannya, Anis Matta juga menyampaikan harapannya agar para pemuda Islam di seluruh dunia tetap bisa menjalin ukhuwah Islamiyah demi menuju tegaknya syariah Islam di dunia.
Selanjutnya...
FACEBOOK BISA HARAM BISA TIDAK
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan Profesor H Asywadie Syukur Lc, berpendapat facebook, kekaring sosial di dunia maya) bisa haram dan tidak. Mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin itu berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat mengenai facebook.
Selanjutnya...
|
Kejanggalan Seputar Tewasnya David
Kamis, 12 Maret 2009 13:24
 Singapura - Seorang teman dekat David Hartanto membeberkan bahwa tak ada luka apapun di pergelangan tangan mahasiswa Indonesia yang menikam profesor di Singapura. Padahal pemberitaan media Singapura menyebutkan David mengiris pergelangan tangannya usai menikam Profesor Chan Kap Luk di kampus Nanyang Technological University (NTU). Dalam kolom komentar di harian Straits Times, Rabu (4/3/2009), Edwin Lesmana yang mengaku teman dekat David, menyebutkan bahwa Dekan Mahasiswa NTU Lok Tat Seng mengumpulkan semua mahasiswa Indonesia di International Student Center pada malam setelah insiden Senin, 2 Maret lalu.
Selanjutnya...
Dari Bengkulu ke Gaza
Rabu, 11 Februari 2009 09:14
Masyarakat Bengkulu menyerahkan bantuan kemanusia untuk membantu rakyat Palestina melalui Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA). Bantuan senilai 288 juta lebih itu diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu H.M Syamlan, beserta rombongan yang diantaranya adalah Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah kepada Sekjen KISPA Ferry Nur, di kantor KISPA, Jakarta, Selasa (10/2).
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 2 |